4. Nasi Pecel Bu Beni, Andalan Area Pasar Wage
Berada di kawasan Pasar Wage, warung ini mudah dijangkau dan cocok dikunjungi setelah berbelanja. Rasa sambalnya seimbang, tidak terlalu pedas, sehingga diterima berbagai kalangan.
Alamat: Pasar Wage, Jalan Mastrip No.61, Kepanjenkidul, Kota Blitar
Jam buka: 11.00–22.00 WIB
Pilihan tepat untuk makan siang hingga malam hari dengan suasana pasar tradisional.
5. Pecel Lambe Ndower, Surganya Pecinta Pedas
Nama Lambe Ndower mencerminkan sensasi pedas yang ditawarkan. Sambalnya tersedia dalam beberapa level, dari ringan hingga sangat pedas. Cocok bagi penikmat rasa kuat dan berani.
Alamat: Jalan Irian No.5, Banjarjo, Jajar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar
Jam buka: Pagi–sore
Rasa pedasnya menjadi ciri khas yang membuat warung ini mudah diingat.
6. Pecel Tumpang Simpang Mawar, Sensasi Makan di Dekat Rel
Warung ini menawarkan pengalaman berbeda. Lokasinya dekat rel kereta api, menghadirkan suasana unik saat kereta melintas. Menu andalannya adalah pecel tumpang dengan kuah tempe khas yang gurih dan pedas.
Alamat: Simpang Mawar, Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar
Jam buka: 06.00–15.00 WIB
Cocok bagi pencari pengalaman kuliner yang tidak biasa.
7. Warung Pecel Tumpang B. Yun, Pilihan Praktis di Pusat Kota
Berada di kawasan kota, warung ini mudah dijangkau dan menawarkan harga terjangkau. Rasanya sederhana namun konsisten, pas untuk makan cepat tanpa mengorbankan cita rasa.
Alamat: Jalan Melati, Kepanjen Kidul, Kota Blitar
Jam buka: Pagi–sore
Keberadaan warung-warung pecel di Blitar membuktikan bahwa kuliner tradisional tetap memiliki tempat istimewa di tengah perubahan zaman.
Setiap warung menyimpan cerita, karakter rasa, dan pengalaman yang berbeda mulai dari yang legendaris hingga yang tersembunyi.
Bagi siapa pun yang berkunjung ke Blitar, mencicipi pecel bukan sekadar urusan perut, melainkan cara memahami budaya lokal secara lebih dekat. Dari aroma kencur hingga sambal kacang yang khas, pecel Blitar selalu berhasil menghadirkan rasa yang jujur dan membumi.











