RafaleaMedia.com – Ikan sapu-sapu selama ini dikenal sebagai ikan pembersih sungai dan kolam, bahkan sering dianggap hama.
Bentuknya yang keras, hidup di dasar perairan, serta citranya yang “jorok” membuat banyak orang ragu menyentuhnya, apalagi mengolahnya menjadi makanan.
Padahal, di beberapa daerah di Indonesia dan negara lain, ikan sapu-sapu justru telah lama dimanfaatkan sebagai sumber protein alternatif.
Kuncinya ada pada cara pengolahan yang benar. Jika diolah dengan teknik tepat, ikan sapu-sapu bisa berubah menjadi hidangan yang gurih, lezat, dan layak konsumsi.
Mengenal Ikan Sapu-Sapu
Ikan sapu-sapu dikenal juga dengan nama pleco atau ikan pembersih kaca. Ia memiliki daging putih, tekstur padat, dan kadar protein yang cukup tinggi. Namun karena hidup di perairan berlumpur, ikan ini wajib dibersihkan secara ekstra agar aman dan tidak berbau.
Yang perlu dipahami, ikan sapu-sapu tidak disarankan dikonsumsi jika berasal dari sungai tercemar berat. Pilih ikan dari perairan yang relatif bersih atau hasil budidaya.
Langkah Penting Sebelum Mengolah
Sebelum masuk ke resep, ada beberapa tahapan krusial yang tidak boleh dilewatkan.
1. Pemilihan Ikan
Pilih ikan yang masih hidup atau benar-benar segar
Ukuran sedang lebih ideal karena dagingnya belum terlalu keras
Hindari ikan dengan bau menyengat atau luka terbuka
2. Pembersihan Ekstra
Ini bagian paling penting.
Matikan ikan dan potong bagian kepala
Belah perut, buang seluruh isi perut hingga bersih
Kupas kulit luar yang keras dan berlendir
Gosok daging dengan garam dan air jeruk nipis
Bilas berulang kali sampai lendir dan bau hilang
Untuk hasil maksimal, ikan bisa direndam air asam jawa atau cuka selama 15–20 menit.
Cara Mengolah Ikan Sapu-Sapu Agar Enak
Berikut beberapa metode pengolahan yang terbukti bisa menghilangkan bau dan meningkatkan cita rasa.
1. Ikan Sapu-Sapu Goreng Bumbu Kuning
Ini cara paling aman dan populer.
Bahan:
Ikan sapu-sapu bersih, potong sesuai selera
Bawang putih
Ketumbar
Kunyit
Garam dan air jeruk nipis
Cara membuat:
Haluskan bawang putih, ketumbar, kunyit, dan garam
Lumuri ikan dengan bumbu dan air jeruk nipis
Diamkan minimal 30 menit agar bumbu meresap
Goreng dalam minyak panas hingga kering dan keemasan
Hasilnya renyah di luar, padat di dalam, dan tidak berbau lumpur.
2. Pepes Ikan Sapu-Sapu
Metode pepes sangat efektif mengunci aroma bumbu.
Bahan utama:
Ikan sapu-sapu
Daun kemangi
Serai dan daun salam
Cabai, bawang merah, bawang putih, kunyit
Cara membuat:
Lumuri ikan dengan bumbu halus
Bungkus dengan daun pisang bersama kemangi dan serai
Kukus 30–40 menit hingga matang
Bisa dibakar sebentar agar aromanya lebih sedap
Pepes membuat daging ikan lebih lembut dan kaya rempah.
3. Ikan Sapu-Sapu Rica-Rica
Cocok bagi pencinta pedas.
Kunci rasa:
Gunakan cabai segar, daun jeruk, dan jahe untuk menetralkan aroma ikan.
Langkah singkat:
Goreng ikan setengah matang
Tumis bumbu rica hingga harum
Masukkan ikan, masak hingga bumbu meresap
Rasa pedas dan aroma rempah akan menutupi karakter asli ikan.
4. Abon Ikan Sapu-Sapu
Ini cara paling “aman” bagi yang masih ragu.
Ikan direbus dengan rempah
Daging disuwir dan digoreng kering
Dibumbui manis atau gurih
Abon dari ikan sapu-sapu nyaris tidak bisa dibedakan dari abon ikan laut.
Tips Agar Aman dan Tidak Bau
Jangan konsumsi mentah atau setengah matang
Selalu gunakan rempah kuat (kunyit, jahe, serai)
Masak hingga benar-benar matang
Konsumsi sewajarnya, tidak berlebihan
Potensi dan Manfaat
Di tengah mahalnya harga ikan laut, ikan sapu-sapu bisa menjadi alternatif protein murah jika dikelola dengan bijak. Di beberapa wilayah, pemanfaatan ikan ini juga membantu mengendalikan populasi yang berlebihan di sungai dan waduk.
Dengan edukasi yang tepat, ikan yang selama ini dipandang rendah justru bisa menjadi sumber pangan bernilai.
Ikan sapu-sapu memang bukan bahan makanan yang lazim, tetapi bukan berarti tidak layak konsumsi. Dengan pemilihan ikan yang tepat, pembersihan menyeluruh, serta teknik memasak yang benar, ikan ini bisa diolah menjadi hidangan lezat dan aman.
Kuncinya ada pada kesabaran saat membersihkan dan keberanian mencoba. Dari dapur sederhana, ikan yang sering diremehkan ini bisa berubah menjadi sajian yang mengejutkan lidah.





