7 Macam Keris Pusaka Legendaris Jawa Peninggalan Jaman Dulu yang Tersohor Tuah Kesaktianya

Rabu, 12 Maret 2025 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi keris Setan Kober

Ilustrasi keris Setan Kober

RafaleaMedia.Com-Siapa yang tak terpesona dengan keris, senjata tradisional khas Nusantara yang seolah memiliki kekuatan supranatural?

Di Pulau Jawa, keris tidak hanya dianggap sebagai senjata semata, namun juga sebagai benda pusaka yang diyakini memiliki kekuatan gaib.

Beberapa keris bahkan dianggap sebagai pusaka yang sangat sakti, diwariskan turun-temurun dan dijaga dengan ritual khusus.

Dalam sejarah Jawa, terdapat tujuh keris yang dianggap paling sakti dan memiliki kekuatan supranatural yang luar biasa.

Masing-masing keris ini memiliki asal-usul, legenda, dan kekuatan yang berbeda-beda, namun tetap menarik perhatian banyak orang hingga saat ini. Penasaran dengan ketujuh keris sakti ini? Mari kita simak ulasannya satu per satu.

1. Keris Setan Kober: Senjata yang haus darah

Salah satu keris sakti yang paling terkenal adalah  Keris Setan Kober. Keris ini dibuat oleh salah seorang Empu bernama Supo Mandagri ia hidup dari Kerjaan Majapahit, kemudian jatuh kepada Arya Penangsang yang merupakan adipati kadipaten jipang (sekarang bernama Cepu, Blora Jawa Tengah).

Arya Penangsang dikenal sebagai sosok adipati yang sangat sakti dan tegas, dan Keris Setan Kober pun terkenal sebagai senjata yang haus darah.

Dalam sejarah, disebutkan bahwa Arya Penangsang tewas tertusuk oleh Keris Setan Kober miliknya sendiri.

Hingga saat ini, keberadaan Keris Setan Kober masih menjadi misteri, karena tak ada yang tahu pasti di mana pusaka tersebut berada sekarang.

2. Keris Nogososro: Simbol Kepemimpinan yang Adil dan Bijaksana

Selanjutnya, ada Keris Nogososro yang merupakan pusaka legendaris di tanah Jawa. Keris ini diketahui memiliki kesaktian yang luar biasa, yang akan diwariskan kepada pemiliknya. Keris Nogososro dibuat oleh Empu Sedayu atau yang lebih dikenal sebagai Mpu Supo dengan tujuan untuk meredam bencana.

Baca Juga :  Kesenian Tradisional Tiban: Ritual Pemanggil Hujan di Blitar

Keris Nogososro memiliki 13 liuk dengan motif naga utuh dari bagian gandik sampai ekornya, dengan mulut naga yang menggigit batu intan.

Selain itu, keris ini juga memiliki 1.000 sisik dengan makna tertentu. Naga dalam Keris Nogososro dianggap sebagai simbol kekuatan dan kekuasaan, yang hanya dimiliki oleh pemimpin sejati.

3. Keris Empu Gandring: Kutukan yang Menewaskan Raja Singasari

Selanjutnya, ada Keris Empu Gandring yang berasal dari Kerajaan Singasari. Keris ini terkenal karena memiliki kutukan dari sang pembuat, Empu Gandring.

Kutukan ini bermula karena sifat tidak sabar dari pemesan keris, yaitu Ken Arok, yang ingin membunuh Tunggul Ametung karena jatuh cinta pada istrinya.

Empu Gandring menjanjikan keris yang ampuh untuk membunuh Tunggul Ametung, namun Ken Arok tidak sabar menunggu hingga keris tersebut selesai.

Ken Arok kemudian merebut keris yang belum sempurna itu dan menusukkannya ke dada Empu Gandring hingga tewas. Dalam kondisi sekarat, Empu Gandring mengutuk keris tersebut, yang nantinya akan membunuh tujuh penguasa termasuk Ken Arok.

4. Keris Ageng Kopek: Pusaka Utama Keraton Yogyakarta

Selanjutnya, ada Keris Ageng Kopek yang merupakan pusaka utama di lingkungan Keraton Yogyakarta.

Keris ini adalah peninggalan Sunan Kalijaga dan memiliki kedudukan tinggi karena jasanya sebagai senjata utama sang Sultan.

Sejak Pakubuwono 3, Keris Ageng Kopek selalu menyertai raja dari Hamengkubuwono 1 hingga Hamengkubuwono 10. Pusaka ini hanya bisa dipegang oleh sultan yang bertahta di Keraton Yogyakarta.

5. Keris Ki Joko piturun: Pusaka Tradisional yang Berhubungan dengan Kaum Laki-laki

Selain Keris Ageng Kopek, ada juga Keris Ki Joko Piturun yang termasuk pusaka di lingkungan Keraton Yogyakarta.

Keris ini biasanya diberikan kepada putra mahkota, karena dalam filsafat Jawa, keris merupakan senjata tradisional yang sangat berhubungan erat dengan kaum laki-laki.

Baca Juga :  Paguyuban Ilmu Batin Kabupaten Blitar Menggelar Kesenian Kebo Lodro

Menurut Sabda Raja Sultan Hamengkubuwono 10, Keris Ki Joko Piturun akan disempurnakan, yang merupakan pengubahan perjanjian Mataram.

6. Keris Keringsari: Pusaka yang Menyimpan Dendam

Selanjutnya, ada Keris Keringsari yang awalnya dimiliki oleh Hang Tuah, seorang pahlawan Melayu yang terkenal. Keris ini diambil oleh Hang Jebat, yang kemudian murka dan dendam terhadap Hang Tuah. Dalam sejarah, Keris Keringsari dikatakan mampu membunuh Hang Jebat, yang merupakan pembunuh Hang Tuah.

7. Keris Kiai Carubuk: Warisan Kerajaan Majapahit

Terakhir, ada Keris Kiai Carubuk yang merupakan peninggalan dari Kerajaan Majapahit. Keris ini konon mampu menandingi kesaktian Keris Setan Kober.

Sunan Kalijaga mewarisi Keris Kiai Carubuk dan menggunakannya dalam berbagai pertempuran. Keris ini memiliki makna agar manusia bisa menerima segala situasi, baik suka maupun tidak suka, dengan lapang dada.

Itulah tujuh keris sakti yang berasal dari Pulau Jawa dan memiliki kekuatan supranatural yang luar biasa. Masing-masing keris memiliki asal-usul, legenda, dan kekuatan yang tersimpan didalamnya, membuat banyak orang tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang pusaka-pusaka tersebut.

Sayangnya, hingga saat ini, keberadaan beberapa keris sakti ini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

Keris adalah salah satu warisan budaya Nusantara yang sangat kaya akan makna dan nilai-nilai filosofis.

Tujuh keris sakti yang berasal dari Pulau Jawa ini merupakan bukti nyata bahwa keris tidak hanya sekedar senjata ageman, namun juga  memiliki energi spiritual yang tinggi.

Meskipun sebagian keberadaannya masih menjadi misteri, namun legenda dan kekuatan masing-masing keris ini tetap menarik perhatian banyak orang hingga saat ini.

Editor : Rizal y

Berita Terkait

Umat Hindu Gelar Tawur Kasanga dan Parade Ogoh-Ogoh dalam Perayaan Nyepi 2025
Paguyuban Ilmu Batin Kabupaten Blitar Menggelar Kesenian Kebo Lodro
Bulan Muharam Warga Pesisir Pantai Tambak Rejo Blitar Menggelar Ritual Larung Sesaji
Kesenian Tradisional Tiban: Ritual Pemanggil Hujan di Blitar

Berita Terkait

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:12 WIB

Umat Hindu Gelar Tawur Kasanga dan Parade Ogoh-Ogoh dalam Perayaan Nyepi 2025

Rabu, 12 Maret 2025 - 09:10 WIB

7 Macam Keris Pusaka Legendaris Jawa Peninggalan Jaman Dulu yang Tersohor Tuah Kesaktianya

Rabu, 8 Mei 2024 - 08:43 WIB

Paguyuban Ilmu Batin Kabupaten Blitar Menggelar Kesenian Kebo Lodro

Selasa, 3 September 2019 - 02:52 WIB

Bulan Muharam Warga Pesisir Pantai Tambak Rejo Blitar Menggelar Ritual Larung Sesaji

Senin, 19 Agustus 2019 - 16:27 WIB

Kesenian Tradisional Tiban: Ritual Pemanggil Hujan di Blitar

Berita Terbaru