Penurunan harga juga terjadi pada tomat merah serta buncis yang menunjukkan koreksi cukup terasa. Kondisi ini memberikan sedikit ruang lega bagi rumah tangga serta pelaku usaha kuliner.
Sayuran lain seperti kubis, kentang, dan wortel berada pada posisi stabil, sehingga secara umum pasar tradisional di wilayah Blitar masih terjaga. Harga kedelai impor berkisar Rp13.000 per kilogram dan kedelai lokal Rp14.000 per kilogram juga relatif tidak berubah. Bahan penunjang seperti tepung terigu berada di angka Rp11.000 per kilogram dan garam beryodium stabil tanpa gejolak.
Dari sisi energi rumah tangga, LPG 3 kilogram masih bertahan di harga sekitar Rp20.000 per tabung sesuai pantauan lapangan. Sementara di sektor perikanan, ikan kembung, tongkol, tuna, bandeng, dan cakalang juga tercatat stabil pada kisaran harga sebelumnya.
Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya di periode yang sama, kecenderungan stabilitas harga menjelang hari raya keagamaan ini terbilang positif.
Biasanya, tekanan permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru sering diikuti kenaikan harga, namun tahun ini dinamika pasar lebih terkendali. Pemantauan rutin pemerintah daerah bersama Disperindag dan Siskaperbapo dinilai cukup membantu menjaga psikologi pasar dan memastikan distribusi barang tetap lancar.











