Daerah

Pedagang Ikan Hias Raup Omzet Puluhan Juta Jelang Akhir Tahun di Blitar

6
×

Pedagang Ikan Hias Raup Omzet Puluhan Juta Jelang Akhir Tahun di Blitar

Share this article
Pedagang ikan hias melayani pembeli di lapak pinggir jalan di Kabupaten Blitar. Penjualan ikan hias meningkat menjelang akhir tahun 2025.
Pedagang ikan hias melayani pembeli di lapak pinggir jalan di Kabupaten Blitar. Penjualan ikan hias meningkat menjelang akhir tahun 2025.

BLITAR – Menjelang akhir tahun 2025, pedagang ikan hias yang berjualan di pinggir jalan wilayah Kabupaten Blitar mengalami lonjakan penjualan yang cukup signifikan.

Meningkatnya minat masyarakat terhadap ikan hias membuat sejumlah pedagang mengaku mampu meraup omzet hingga jutaan rupiah, jauh di atas pendapatan pada hari-hari biasa.

Pantauan di beberapa titik penjualan ikan hias menunjukkan aktivitas jual beli yang lebih ramai dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Lapak-lapak sederhana di pinggir jalan tampak dipadati pembeli sejak pagi hingga petang. Tidak hanya warga lokal, pembeli juga datang dari luar kecamatan bahkan luar daerah.

Salah satu pedagang ikan hias di Blitar, Udin (37), mengungkapkan bahwa peningkatan penjualan mulai terasa sejak awal Desember. Menurutnya, momen akhir tahun menjadi waktu yang paling dinanti para pedagang ikan hias karena permintaan biasanya melonjak tajam.

“Kalau hari biasa omzet paling sekitar ratusan ribu per hari. Tapi menjelang akhir tahun ini bisa naik dua sampai tiga kali lipat. Dalam satu bulan, total omzet bisa tembus jutaan rupiah,” ujar Udin saat ditemui di lapaknya, Jumat (19/12/2025).

Ia menjelaskan, ikan hias yang paling banyak diminati pembeli antara lain cupang, guppy, koi mini, serta berbagai jenis ikan hias air tawar lainnya yang mudah dirawat. Selain penjualan ikan, permintaan terhadap akuarium, pakan, dan perlengkapan pendukung juga ikut meningkat.

Lonjakan penjualan tersebut, kata Udin, dipicu oleh beberapa faktor. Selain momen libur akhir tahun, banyak masyarakat yang menjadikan ikan hias sebagai hobi baru sekaligus dekorasi rumah. Tidak sedikit pula pembeli yang membeli ikan hias untuk hadiah atau sebagai usaha kecil-kecilan.

“Sekarang banyak yang hobi pelihara ikan di rumah, apalagi kalau libur panjang. Ada juga yang beli untuk dijual lagi secara online,” tambahnya.

Untuk harga, ikan cupang dijual dengan kisaran Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per ekor. Sementara ikan chana dibanderol sekitar Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per ekor. Adapun koi, komet, dan jenis ikan hias lainnya dijual mulai Rp10 ribuan per ekor.

Tak hanya itu, Udin juga mengaku kewalahan melayani pembeli, terutama pada siang hingga menjelang malam hari.

“Biasanya siang itu sepi, tapi sekarang ramai. Kadang sampai menjelang malam masih ada yang datang. Stok ikan harus sering ditambah karena cepat habis,” katanya.

Ia menyebut peningkatan penjualan ini membawa dampak positif bagi pedagang kecil seperti dirinya. Dengan modal yang relatif terjangkau, usaha ikan hias dinilai cukup menjanjikan, terutama pada momen-momen tertentu seperti akhir tahun.

“Alhamdulillah, penghasilan meningkat. Bisa untuk menambah tabungan dan memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Seorang pembeli tengah memilih ikan hias di lapak pedagang pinggir jalan di Kabupaten Blitar.
Seorang pembeli tengah memilih ikan hias di lapak pedagang pinggir jalan di Kabupaten Blitar.

Sementara itu, sejumlah pembeli mengaku tertarik membeli ikan hias karena harganya yang bervariasi dan relatif terjangkau. Selain itu, ikan hias dinilai mampu memberikan kesan segar dan menenangkan di rumah.

“Pelihara ikan itu bikin rileks. Apalagi akhir tahun biasanya banyak waktu di rumah,” kata Adi, salah seorang pembeli yang juga bekerja sebagai pengemudi ojek online.

Peningkatan aktivitas ekonomi pedagang ikan hias ini turut memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal. Keberadaan pedagang kaki lima di sektor ikan hias dinilai mampu menggerakkan usaha mikro serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Udin menilai tren positif ini tidak hanya terjadi menjelang akhir tahun, tetapi berpotensi berlanjut ke tahun berikutnya. Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memberikan dukungan, terutama dalam penataan lokasi berjualan agar lebih tertib dan nyaman bagi pembeli.

Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap ikan hias, usaha kecil di sektor ini diprediksi masih memiliki prospek cerah, khususnya bagi pelaku UMKM di Kabupaten Blitar.

https://youtu.be/7NgUsMGgSzY?si=MdBzYZZp4CDM8DfK

 

🔥 PROMO TERBATAS! 🔥
Oregon Hampili Pancing Micro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *